Pantau Aktivitas TPNPB-OPM, TNI Kerahkan Dua Helikopter di Intan Jaya
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Foto ilustrasi energi alternatif, dibuat menggunakan Artifical Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) mencapai 3.688 gigawatt (GW). Namun, pemanfaatan sumber energi tersebut masih kurang dari 0,5% dibandingkan dengan potensi teknis yang tersedia.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Muhammad Kholid Syeirazi, mengatakan besarnya potensi EBT tersebut belum diimbangi dengan kapasitas terpasang. Padahal, optimalisasi energi terbarukan diperlukan untuk memperkuat ketahanan pasokan energi nasional.
"Kita ini punya potensi energi baru terbarukan sebesar 3.688 giga watt (GW), hanya saja kapasitas terpasangnya masih sangat kecil dibandingkan dengan potensinya. Tercatat pemanfaatannya kurang dari 0,5 persen dari potensi teknis," ujar Muhammad Kholid Syeirazi di Bandarlampung, Sabtu.
Menurut Kholid, pengembangan EBT masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari investasi, aspek keekonomian, hingga pemanfaatan teknologi. Selain itu, pasokan energi terbarukan dinilai belum sepenuhnya andal karena memiliki sifat intermiten atau berfluktuasi.
"Bila dilihat kendala dalam pemanfaatan potensi energi baru terbarukan ini adalah terkait investasi, keekonomian dan pemanfaatan teknologi, dapat dikatakan pula energi baru terbarukan belum terlalu andal karena sifatnya intermiten atau pasokannya masih fluktuatif," katanya.
Investasi dan Teknologi Jadi Kunci Pengembangan EBT
Kholid menjelaskan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan membutuhkan kepastian investasi. Sementara itu, karakteristik pasokan yang fluktuatif dapat diatasi melalui penggunaan teknologi untuk menjaga kestabilan energi.
Menurutnya, masuknya investasi yang diikuti pemanfaatan teknologi akan membantu meningkatkan keandalan pasokan sekaligus memperbaiki aspek ekonomi pengembangan EBT.
"Bila sudah ada investasi yang masuk, lalu pemanfaatan teknologi untuk memastikan pasokan energi baru terbarukan stabil tentu secara ekonomi akan meningkat. Upaya-upaya ini yang saat ini terus diupayakan," ucap dia.
Potensi Energi Surya Mendominasi EBT Indonesia
Dari total potensi EBT Indonesia sebesar 3.688 GW, energi surya menjadi sumber dengan potensi terbesar. Jumlahnya mencapai 3.294 GW, jauh melampaui potensi sejumlah sumber energi terbarukan lainnya.
Berikut rincian potensi energi baru terbarukan di Indonesia:
Energi surya: 3.294 GW.
Energi angin: 155 GW.
Energi hidro: 95 GW.
Energi laut: 63 GW
Bioenergi: 57 GW.
Panas bumi: 24 GW.
Kholid menyebut besarnya potensi tersebut perlu diikuti peningkatan pemanfaatan agar sumber energi terbarukan dapat berkontribusi lebih besar terhadap ketahanan energi nasional.
Rincian Kapasitas Terpasang Pembangkit EBT
Sementara itu, kapasitas terpasang berbagai pembangkit energi terbarukan memiliki besaran yang berbeda-beda. Untuk energi surya, kapasitas terpasangnya tercatat 1.624 megawatt (MW), energi hidro 7.597 MW, bioenergi 3.667 MW, energi angin 151 MW, dan panas bumi 2.752 MW.
Adapun berdasarkan data hingga April 2026, kapasitas terpasang pembangkit EBT di Indonesia terdiri atas:
PLTS: 510,57 MW.
PLTS Atap: 916,99 MW.
PLTS Terapung: 196,51 MW.
PLTA: 6.363 MW
PLTM: 1.145 MW.
PLTMH: 85,62 MW.
PLTBm: 3.468 MW.
PLTBg: 164 MW.
PLTSa: 35,67 MW.
PLTB: 151,91 MW.
PLTP: 2.752 MW.
Besarnya potensi energi terbarukan tersebut menunjukkan beragam sumber energi yang dapat dikembangkan di Indonesia. Namun, menurut DEN, kepastian investasi dan dukungan teknologi menjadi faktor penting agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
BPS menjelaskan alasan penduduk yang bekerja satu jam seminggu tetap masuk kategori bekerja berdasarkan standar ILO.
Sebanyak 30 lurah hasil Pilur Serentak 2026 Bantul resmi dilantik untuk masa jabatan 2026-2034. Lurah diminta inovatif dan merangkul seluruh warga.
Banyak lembaga antikorupsi belum menjamin pemberantasan korupsi efektif. Mantan penasihat KPK Suwarsono Muhammad mengungkap perlunya strategi khas Indonesia.
Kemenag menetapkan 52.325 guru sebagai peserta PPG Daljab 2026. Lapor diri dan unggah dokumen dijadwalkan 9–12 November.
Harianjogja.com, SLEMAN—PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman berkomitmen memperkuat profesionalisme, inovasi, dan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat