Harga Biodiesel Oktober 2026 Naik Jadi Rp15.072 per Liter

Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika Senin, 05 Oktober 2026 11:17 WIB
Harga Biodiesel Oktober 2026 Naik Jadi Rp15.072 per Liter

Foto ilustrasi biodiesel dibuat dengan artificial intelligence.

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga indeks pasar (HIP) bahan bakar nabati (BBN) untuk Oktober 2026. Harga HIP biodiesel naik, sedangkan harga HIP bioetanol turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Untuk Oktober 2026, HIP biodiesel ditetapkan sebesar Rp15.072 per liter ditambah ongkos angkut. Angka tersebut naik dari HIP biodiesel September 2026 yang berada di level Rp15.025 per liter ditambah ongkos angkut.

Sementara itu, besaran konversi crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel ditetapkan US$85 per metrik ton. Nilai tersebut masih sama dengan besaran yang berlaku sejak Desember 2025.

Perhitungan Harga Biodiesel

Besaran HIP BBN jenis biodiesel dihitung berdasarkan Diktum Kesatu Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel yang Dicampurkan ke Dalam Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar.

Sementara itu, besaran ongkos angkut mengacu pada Lampiran I Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.

Perhitungan HIP BBN biodiesel menggunakan formula:

HIP = (harga CPO KPB rata-rata + US$85 per ton) x 870 kg per m³ + ongkos angkut.

Rata-rata harga CPO KPB pada periode 25 Agustus hingga 24 September 2026 tercatat Rp15.820 per kg. Adapun konversi nilai kurs menggunakan rata-rata kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp17.702 per US$.

Angka 870 kg per m³ merupakan faktor satuan dari kilogram ke liter.

HIP Bioetanol Turun

Berbeda dengan biodiesel, HIP BBN jenis bioetanol untuk Oktober 2026 ditetapkan sebesar Rp11.604 per liter. Harga tersebut turun dibandingkan HIP bioetanol September 2026 yang mencapai Rp11.814 per liter.

Perhitungan HIP BBN bioetanol menggunakan formula yang telah ditetapkan, yakni:

HIP = (harga tetes tebu KPB rata-rata periode 3 bulan x 4,125 kg per liter) + US$0,25 per liter.

Harga tetes tebu KPB rata-rata untuk periode 15 Juni 2026 hingga 14 September 2026 berada di level Rp1.740 per kg.

Dalam formula tersebut, 4,125 kg per liter merupakan faktor satuan konversi dari kilogram ke liter. Sementara US$0,25 per liter merupakan nilai konversi bahan baku menjadi bioetanol.

Untuk konversi nilai kurs, perhitungan HIP bioetanol menggunakan rata-rata kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp17.708 per US$.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online