Bayi Gajah Sumatra di Tesso Nilo Diberi Nama Ganesha

Newswire
Newswire Rabu, 30 September 2026 20:17 WIB
Bayi Gajah Sumatra di Tesso Nilo Diberi Nama Ganesha

Bayi gajah sumatra jantan lahir di Tesso Nilo diberi nama Ganesha. Ini merupakan anak keenam Lisa dari perkawinan dengan gajah liar. /Antara.

Harianjogja.com, PELALAWAN— Bayi gajah sumatra jantan yang lahir di Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, kini memiliki nama. Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni mengumumkan bayi gajah yang merupakan anak keenam induk bernama Lisa itu diberi nama Ganesha.

Nama tersebut diberikan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Raja Juli menyampaikan kabar tersebut saat mengunjungi rehabilitasi gambut di Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (30/9/2026).

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah dapat nama untuk bayinya, baby boy. Nama diberi oleh Ibu Titiek, Ibu Ketua Komisi IV DPR RI, dan namanya adalah Ganesha,” kata Raja Juli Antoni.

Menurut Raja Juli, nama Ganesha memiliki makna khusus. Dalam tradisi Hindu, Ganesha merupakan figur berkepala gajah yang dikenal dengan kebijaksanaan, awal yang baik, serta kemampuan mengatasi rintangan.

Pemberian nama tersebut sekaligus menjadi harapan agar kelahiran Ganesha dapat menjadi simbol kehidupan baru bagi keberlangsungan gajah sumatra dan habitatnya.

Anak Keenam Gajah Lisa

Kepala Balai TNTN Heru Sutmantoro sebelumnya mengatakan bayi gajah tersebut lahir pada Senin (28/9) malam. Ganesha merupakan anak keenam Lisa dari hasil perkawinan (breeding) dengan gajah liar.

Kelahiran itu didahului pemantauan intensif terhadap Lisa. Tim gabungan yang terdiri dari mahout (pawang gajah), dokter hewan, dan perawat satwa mulai melakukan pemantauan sejak Minggu (27/9).

Dari pemantauan tersebut, tim menemukan sejumlah tanda klinis awal menjelang persalinan. Di antaranya pengerasan pada bagian mammae (kelenjar susu) serta tingkat kegelisahan induk yang meningkat melalui kondisi harian.

Memasuki Senin pagi (28/9), pergerakan Lisa mulai tercatat melambat. Pemantauan kemudian terus dilakukan secara ketat hingga sore hari ketika indikasi persalinan semakin mendekati fase akhir.

Lahir Mandiri dan Langsung Bisa Berdiri

Proses persalinan Lisa mencapai puncaknya pada Senin malam. Bayi gajah jantan tersebut lahir secara mandiri dan selamat di area Camp EFS TNTN.

"Puncak persalinan terjadi pada pukul 19.00 WIB, di mana Lisa berhasil melahirkan bayi gajah jantan secara mandiri dan selamat di area Camp EFS TNTN. Sekitar 20 menit pasca-kelahiran, tepatnya pukul 19.20 WIB, bayi gajah tersebut sudah menunjukkan refleks serta kekuatan fisik yang baik dengan mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya secara mandiri," ungkapnya.

Kelahiran Ganesha menjadi kelahiran keenam dari induk Lisa yang selama ini dipantau dalam program di Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo. Bayi gajah jantan tersebut lahir setelah melalui pemantauan oleh mahout, dokter hewan, dan perawat satwa sejak tanda-tanda persalinan mulai terlihat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online