Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya. /Antara.
Harianjogja.com, ACEH— Anak gajah sumatera bernama Yuna mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh, Selasa (11/8/2026) malam. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menduga kematian gajah betina berusia di bawah tiga tahun itu dipicu Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV), virus yang dikenal sangat mematikan bagi anak gajah.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Aceh Ujang Wisnu Barata mengatakan Yuna merupakan anak dari induk gajah bernama Suci. Kondisi kesehatan Yuna disebut memburuk dengan sangat cepat, meski sehari sebelumnya masih menjalani pemantauan rutin.
"Kondisi Yuna drop sangat cepat, yang berdasarkan diagnosa awal dipicu oleh serangan virus mematikan bagi anak gajah. Secara makroskopis, gejalanya terlihat dari pembengkakan wajah, mata merah, dan mukosa lidah kebiruan, serta perubahan mikroskopis berupa pendarahan (hemoragik) pada organ pencernaan dalam. Untuk mempertegas penyebab pasti berpulangnya Yuna, kami telah mengambil sampel organ guna pengujian laboratorium lebih lanjut," kata Ujang.
Yuna Masih Aktif pada Selasa Siang
Kondisi Yuna pada Selasa pagi hingga siang masih terpantau normal. Anak gajah tersebut masih aktif beraktivitas seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan.
Perubahan kondisi baru terlihat sekitar pukul 16.00 WIB. Mahout atau pawang gajah mendapati Yuna dalam keadaan lemas dengan mata bengkak dan merah, wajah membengkak, serta lidah yang tampak pucat membiru.
Tim dokter hewan BKSDA Aceh bersama mahout kemudian memberikan penanganan medis darurat. Yuna mendapat cairan infus dan multivitamin untuk membantu mempertahankan kondisinya.
Namun, upaya tersebut tidak mampu menghentikan penurunan kondisi Yuna. Kesehatannya terus memburuk hingga akhirnya terjatuh lemas dan meninggal dunia pada pukul 20.48 WIB.
Tim medis kemudian melakukan prosedur nekropsi. Seluruh proses penanganan hingga pemakaman Yuna selesai pada pukul 00.30 WIB dini hari.
Kesehatan Yuna Sebelumnya Terpantau Baik
Ujang mengatakan kesehatan Yuna selama ini berada dalam pemantauan rutin setiap hari dan evaluasi berkala setiap tiga bulan.
Pemeriksaan medis terakhir pada Juni 2026 menunjukkan Yuna dalam kondisi sehat. Saat itu, Yuna memiliki nilai Body Condition Index Score (BCIS) 5,5, sementara skala ideal untuk gajah jinak berada pada rentang 5-7.
Bahkan, dalam dua hari sebelum kematiannya, tidak ditemukan indikasi gejala sakit maupun penurunan kondisi fisik Yuna.
BKSDA Aceh juga menerapkan pemeriksaan kesehatan rutin terhadap gajah-gajah binaan di sejumlah lokasi. Pemeriksaan tersebut dilakukan terhadap gajah yang berada di PLG Saree, CRU Peusangan, maupun CRU Trumon.
Ujang menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara rutin setiap hari serta melalui pemeriksaan kesehatan umum secara berkala.
EEHV Bisa Mematikan Anak Gajah dalam 24-48 Jam
Berdasarkan diagnosis awal medis, kematian Yuna diduga kuat berkaitan dengan serangan EEHV. Virus tersebut merupakan jenis herpes khusus yang menginfeksi gajah dan terutama rentan menyerang anak gajah berusia di bawah 14 tahun.
EEHV menyerang lapisan dalam pembuluh darah atau endotelium. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kebocoran darah dan cairan tubuh ke organ dalam sehingga memicu syok fatal dan kematian secara mendadak.
Virus tersebut dapat menyebabkan kematian dalam kurun waktu 24–48 jam, dengan tingkat kematian mencapai 80 persen.
Karena penyebab pasti kematian Yuna masih perlu diperkuat melalui pemeriksaan laboratorium, BKSDA Aceh telah mengambil sampel organ untuk dilakukan pengujian lebih lanjut.
Gajah Anakan Lain Mulai Dideteksi
Kematian Yuna juga membuat BKSDA Aceh meningkatkan deteksi terhadap gajah lain yang memiliki usia rentan terhadap EEHV.
Ujang mengatakan pihaknya segera melakukan uji medis dan deteksi dini terhadap gajah anakan berusia di bawah 14 tahun yang berada di wilayah kerjanya.
"Kami segera melakukan uji medis dan deteksi dini terhadap gajah anakan lain yang berusia di bawah 14 tahun, khususnya gajah Gerry, Yuyun, dan Dilan, guna mengantisipasi serta meminimalkan potensi penyebaran virus tersebut," demikian Ujang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi sekaligus meminimalkan potensi penyebaran EEHV pada populasi gajah binaan BKSDA Aceh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.