Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Foto ilustrasi Waste to Energy. - Freepik
Sistem pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) kini tengah ramai diberitakan di media menyusul puluhan anak di Jakarta yang mengalami sakit mata hingga ISPA karena proyek ini. Seperti apa cara kerja pengelolaan sampah dengan sistem RDF yang digadang-gadang sebagai salah satu proyek transisi energi?
Sebanyak 20 anak yang berdomisili RT 18 Cakung Timur dilaporkan mengalami sakit yang diduga terdampak uji coba operasional RDF Plant Rorotan yang menghasilkan pencemaran udara di sekitar kawasan tersebut.
Penyakit yang dialami warga mulai dari sakit mata, batuk, pilek, muntah, Bronchopneumonia, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
“Hari Senin [3/11/2025] sore sudah berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan. Dari Selasa [4/11/2025], tim kesehatan dari Puskesmas Rotan ataupun dari Cakung sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Itu yang saya terima dari laporan dari Bu Kadis Kesehatan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/11/2025), dikutip dari Antara.
Kendati demikian, Asep mengatakan, pihaknya tetap menangani keluhan yang dilaporkan oleh masyarakat setempat. Selain memeriksa sumber bau dari air lindi yang menetes, pihak DLH DKI juga memeriksa sumber kebauan lainnya di RDF Rorotan. Hal itu dilakukan agar ke depannya pengoperasian RDF Rorotan tak lagi mendapatkan protes dari masyarakat.
Dikutp dari laman Jakarta Smart City, pembangunan RDF Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara telah dilakukan sejak 13 Mei 2024. RDF merupakan proses pengolahan sampah yang bisa “menyulap” sampah sehingga berubah bentuk dan fungsinya. Perubahan ini harus melewati proses yang berakhir sebagai RDF (Refuse-derived Fuel), yaitu bahan bakar alternatif.
RDF (Refuse-derived Fuel) adalah hasil bahan bakar alternatif yang berasal dari sampah. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Refuse-derived Fuel pun berarti “bahan bakar yang berasal dari sampah”. Sampah-sampah itu berjenis anorganik atau sulit terurai, seperti plastik, kertas, kain, karet dan kulit.
Nilai bahan bakar dari RDF disebut setara dengan batu bara muda. Bahan bakar inilah yang bisa digunakan oleh berbagai industri, seperti pabrik semen. Untuk mencapai hasil akhirnya, RDF perlu menjalani proses penyaringan (screening), pemilahan (separating), pencacahan (shredding), dan pengeringan (drying).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).