Polisi Telusuri 26 Titik CCTV dalam Kasus Penganiayaan Pengurus BEM UI
Polda Metro Jaya menaikkan kasus penganiayaan pengurus BEM UI Hafidz Hernanda ke penyidikan. Polisi memeriksa tujuh saksi dan menelusuri 26 titik CCTV.
Proses evakuasi aktivis Greenpeace Indonesia dari atas Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah menghormati aksi Greenpeace yang membentangkan spanduk di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa (20/10/2026). Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyebut penyampaian pendapat tersebut sebagai bagian dari kebebasan berekspresi sekaligus menegaskan bahwa persoalan krisis iklim dan kenaikan biaya hidup menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan mengatakan pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak perubahan iklim dan tekanan ekonomi. Menurut dia, pemerintah terus menjalankan kebijakan untuk menangani persoalan lingkungan sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak ekonomi global.
“Pemerintah menghormati aksi Greenpeace pagi ini sebagai bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat. Kekhawatiran soal dampak krisis iklim dan biaya hidup warga juga menjadi perhatian Presiden,” ujar Syahganda dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).
Ia menjelaskan, upaya pemerintah mencakup penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta penyediaan stimulus ekonomi untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan biaya hidup.
Pemerintah Arahkan BTT Rp760 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Dalam penanganan krisis iklim, pemerintah memperkuat upaya penanggulangan karhutla melalui dukungan anggaran bagi wilayah terdampak.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah mengarahkan tambahan belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp760 miliar untuk tujuh provinsi dan 35 kabupaten/kota terdampak.
Selain penanganan di lapangan, pemerintah juga mendorong penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku karhutla. Syahganda menyebut pemerintah menggolongkan tindakan tersebut sebagai terorisme ekologi.
Langkah-langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani persoalan lingkungan yang turut menjadi perhatian dalam aksi Greenpeace di Bundaran HI.
Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Menekan Beban Biaya Hidup
Di sektor ekonomi, pemerintah menyiapkan paket stimulus semester II 2026 senilai Rp26,34 triliun untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan biaya hidup.
Syahganda menyampaikan bahwa paket tersebut mencakup bantuan pangan, kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM), serta tambahan beras untuk menjaga stabilitas harga pangan.
“Untuk meringankan biaya hidup, pemerintah menyiapkan paket stimulus semester II 2026 senilai Rp26,34 triliun, termasuk bantuan beras 10 kg bagi 33,24 juta penerima manfaat, harga BBM yang tidak naik hingga akhir 2026, dan tambahan beras SPHP 1 juta ton untuk menahan gejolak harga pangan,” imbuhnya.
Paket stimulus tersebut mencakup tiga langkah utama:
Bantuan beras: sebanyak 10 kilogram untuk 33,24 juta penerima manfaat.
Harga BBM: pemerintah menyatakan harga BBM tidak naik hingga akhir 2026.
Beras SPHP: tambahan pasokan sebanyak 1 juta ton untuk menahan gejolak harga pangan.
Kebijakan tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menjaga daya beli di tengah kondisi global yang bergejolak.
Bakom Ajak Greenpeace Sampaikan Rekomendasi
Syahganda mengakui penanganan krisis iklim dan perlindungan daya beli masyarakat membutuhkan upaya berkelanjutan. Karena itu, pemerintah membuka ruang bagi Greenpeace untuk menyampaikan data dan rekomendasi sebagai bahan evaluasi bagi kementerian terkait.
Menurut dia, masukan tersebut dapat menjadi salah satu bahan perbaikan kebijakan pemerintah dalam menangani persoalan lingkungan dan ekonomi.
“Kami memahami pekerjaan ini belum selesai, karena itu kami mengajak Greenpeace terus menyampaikan data dan rekomendasinya kepada kementerian terkait sebagai masukan perbaikan,” pungkas Syahganda.
Pernyataan Bakom tersebut menegaskan sikap pemerintah yang menghormati kebebasan menyampaikan pendapat sekaligus membuka ruang dialog mengenai persoalan krisis iklim dan biaya hidup masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Polda Metro Jaya menaikkan kasus penganiayaan pengurus BEM UI Hafidz Hernanda ke penyidikan. Polisi memeriksa tujuh saksi dan menelusuri 26 titik CCTV.
HIPMI Kulonprogo mengapresiasi program prioritas pemerintah pusat, sekaligus mendorong perluasan program untuk meningkatkan daya beli dan memperkuat UMKM daerah
Bakom menghormati aksi Greenpeace di Bundaran HI. Pemerintah menyiapkan stimulus Rp26,34 triliun dan memperkuat penanganan krisis iklim.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 21 Oktober 2026 di MPP Kabupaten Sleman, lengkap dengan jadwal Satpas, SIMMADE, dan layanan malam.
UNESA menjuarai Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah mengalahkan UM 2-0. Kompetisi berlanjut ke Yogyakarta pada 20-27 Oktober.
PSIM Jogja menelan lima kekalahan beruntun dan terpuruk di zona degradasi. Guntur Cahyo Utomo meminta tim segera bangkit di laga berikutnya.