Bapeten Pastikan Gempa NTT Tak Picu Kenaikan Radiasi

Newswire
Newswire Senin, 17 Agustus 2026 17:47 WIB
Bapeten Pastikan Gempa NTT Tak Picu Kenaikan Radiasi

Ilustrasi pemanfaatan nuklir. Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memastikan gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak menyebabkan kenaikan paparan radiasi. Hasil koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan juga menunjukkan tidak ada dampak gempa terhadap keselamatan dan keamanan sumber radiasi pengion di wilayah tersebut.

Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten RI Ishak mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan fasilitas yang memanfaatkan tenaga nuklir tetap dalam kondisi aman setelah gempa.

“Berdasarkan hasil koordinasi yang telah dilakukan oleh Bapeten dengan pihak pemangku kepentingan, tidak ditemukan adanya dampak gempa di NTT terhadap keselamatan dan keamanan sumber radiasi pengion di wilayah tersebut, serta tidak terjadi kenaikan paparan radiasi di wilayah NTT sebagai akibat kejadian gempa,” kata Ishak dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Ada 14 Fasilitas Radiasi di Wilayah Terdampak

Ishak menjelaskan terdapat 51 fasilitas yang memanfaatkan tenaga nuklir berupa pemanfaatan radiasi pengion di NTT. Fasilitas tersebut digunakan untuk kebutuhan di bidang kesehatan maupun industri.

Dari jumlah tersebut, terdapat 14 fasilitas pemanfaat radiasi pengion yang berada di delapan kabupaten terdampak gempa. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Ngada, Manggarai, Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat, Ende, Alor, dan Flores Timur.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi perhatian Bapeten setelah gempa mengguncang wilayah NTT. Pengawasan dilakukan untuk memastikan sumber radiasi pengion yang digunakan di rumah sakit maupun industri tetap memenuhi aspek keselamatan dan keamanan.

Bapeten Waspadai Gempa Susulan

Bapeten menyatakan pemantauan terhadap kondisi fasilitas dan sumber radiasi pengion di NTT akan terus dilakukan. Pengawasan tersebut terutama diarahkan untuk mengantisipasi dampak apabila terjadi gempa susulan.

“Bapeten akan terus memperhatikan secara seksama kondisi di lapangan, terutama terkait dengan adanya gempa-gempa susulan,” ujar Ishak.

Bapeten juga menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa gempa tersebut. Perhatian juga diberikan terhadap fasilitas yang memanfaatkan sumber radiasi pengion, baik yang berada di rumah sakit maupun sektor industri di daerah terdampak.

Masyarakat Diminta Laporkan Informasi Terkait Radiasi

Ishak mengimbau masyarakat maupun pemangku kepentingan yang memiliki informasi mengenai keselamatan dan keamanan sumber radiasi pengion di wilayah terdampak gempa agar segera menyampaikannya kepada Bapeten.

Informasi dapat disampaikan melalui kanal media sosial resmi Bapeten maupun surat elektronik di [email protected].

“Segala jenis informasi yang disampaikan akan sangat membantu dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat, pekerja dan lingkungan. Semoga musibah ini dapat segera tertangani dengan baik dan saudara kita yang berada di NTT bisa beraktivitas seperti sedia kala,” ucap Ishak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online