Kemenag Blokir Nomor Seri 177 Blangko Buku Nikah yang Dicuri
Kemenag Kota Cirebon memblokir nomor seri 177 blangko buku nikah yang dicuri di KUA Kesambi agar tidak bisa disalahgunakan.
Foto ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), untuk program Waste to Energy atau Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah bersama Danantara resmi memulai pembangunan fasilitas Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali melalui peletakan batu pertama. Proyek ini diproyeksikan menjadi tonggak transformasi pengelolaan sampah nasional dengan manfaat yang tidak hanya berfokus pada pengurangan timbulan sampah, tetapi juga mendukung penyediaan energi bersih dan penciptaan lapangan kerja.
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Laksmi Widyajayanti, mengatakan pembangunan PSEL Bali membawa berbagai dampak strategis bagi lingkungan maupun perekonomian.
“Implementasi kebijakan ini diharapkan memberikan manfaat ganda, yakni menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, mengurangi emisi gas rumah kaca, sekaligus meningkatkan pasokan energi bersih nasional untuk memperkuat ketahanan energi serta menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja hijau (green jobs), peningkatan investasi teknologi ramah lingkungan, serta terbentuknya ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan,” ujar Laksmi dalam rilis yang disiarkan oleh Badan Komunikasi (Bakom) RI di Jakarta pada Senin.
Ditargetkan Beroperasi Penuh pada Akhir 2027
Laksmi menjelaskan fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada akhir 2027. Saat beroperasi, PSEL Bali diperkirakan mampu mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari, atau sekitar 80 hingga 90 persen dari total timbulan sampah harian menjadi energi listrik.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif sekaligus memperkuat bauran energi bersih nasional.
Jadi Acuan Pengelolaan Sampah Nasional
PSEL Bali diproyeksikan menjadi proyek percontohan dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis energi di Indonesia.
Ke depan, pemerintah berencana membangun infrastruktur serupa di sejumlah wilayah dengan volume timbulan sampah yang tinggi dan berstatus darurat sampah, antara lain Kota Bekasi, Bogor Raya, serta delapan lokasi strategis lainnya.
Pemilahan Sampah Tetap Jadi Kunci
Meski didukung teknologi pengolahan modern, Laksmi menegaskan keberhasilan pengelolaan sampah tetap bergantung pada peran masyarakat, terutama dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber.
Menurutnya, keberadaan PSEL tidak berarti seluruh jenis sampah dapat dicampur begitu saja sebelum diproses.
“Dengan adanya PSEL, bukan berarti semua sampah dapat dicampur. Pemilahan sampah sejak dari sumber merupakan kunci yang harus dimulai dari diri sendiri, tetap menjadi langkah yang sangat penting yang kami harapkan dari seluruh masyarakat,” tegasnya.
Pembangunan PSEL Bali disebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mentransformasi sistem pengelolaan sampah nasional. Pemerintah juga memastikan seluruh tahapan pembangunan proyek tersebut akan dilaksanakan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenag Kota Cirebon memblokir nomor seri 177 blangko buku nikah yang dicuri di KUA Kesambi agar tidak bisa disalahgunakan.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Veddriq Leonardo optimistis meraih medali emas Asian Games 2026 di Jepang. Persiapan difokuskan pada teknik, fisik, dan mental.
Polisi mengekshumasi jasad korban pengeroyokan di Tabanan untuk memastikan penyebab kematian. Lima warga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel antusias menyambut Derbi DIY melawan PSS Sleman di Super League 2026/2027 dan fokus membawa Laskar Mataram bertahan.