Asian Games 2026: Basral Graito Jaga Fokus di Tengah Persaingan Atlet Skateboard
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
Foto ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), untuk program Waste to Energy atau Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah mulai mempercepat pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik di berbagai daerah, dengan 30 proyek ditargetkan segera berjalan sebagai langkah mengatasi darurat sampah nasional.
Percepatan ini dilakukan menyusul arahan langsung Presiden untuk menangani timbunan sampah, terutama di wilayah dengan produksi lebih dari 1.000 ton per hari.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebut proyek-proyek tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan mencakup gabungan wilayah layanan yang menjangkau puluhan daerah.
“Atas arahan Bapak Presiden, dilakukan percepatan pembangunan PSEL untuk menyelesaikan kedaruratan sampah,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, dari rencana awal sekitar 34 lokasi, proyek kemudian disederhanakan menjadi 30 proyek melalui skema aglomerasi yang mencakup 61 kabupaten/kota.
Dengan pendekatan tersebut, cakupan layanan tetap luas meskipun jumlah proyek dipadatkan.
“Kami sudah menyelesaikan 30 proyek, tapi sebenarnya mencakup 61 kabupaten/kota karena ada penggabungan wilayah,” katanya.
Secara kapasitas, proyek ini ditargetkan mampu mengolah sekitar 14,4 juta ton sampah per tahun, atau setara 22,5 persen dari total timbunan sampah nasional.
Sementara itu, sisa 77,5 persen sampah akan ditangani melalui pendekatan lain di sektor perkotaan, industri, hingga lingkungan desa dan fasilitas publik.
Menurutnya, berbagai teknologi telah disiapkan pemerintah untuk mendukung pengolahan sampah, mulai dari waste to energy, refuse-derived fuel (RDF), hingga kompos.
“Kita sudah punya teknologinya, asal mau, sampah ini bisa kita selesaikan,” ujarnya.
Sejumlah proyek bahkan telah memasuki tahap lanjutan, termasuk proses tender di beberapa wilayah seperti Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta.
Selain itu, proyek di Palembang, Tangerang Selatan, Makassar, Lampung Raya, Semarang Raya, Surabaya Raya, hingga Medan juga telah diverifikasi dan siap masuk tahap lelang.
Pemerintah menargetkan proyek tahap awal mulai beroperasi pada 2027, sementara keseluruhan proyek diharapkan rampung pada Mei 2028.
“Batch pertama itu tahun 2027, yang lainnya targetnya Mei 2028,” kata Zulhas.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menata pengelolaan sampah secara lebih sistematis sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.