PSIM Jogja Kejar Striker Asing, Negosiasi Masuk Tahap Krusial
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
JOAGJA--Bank Sampah Berlian 08 di Kampung Tompeyan, Tegalrejo, Kota Jogja, mengembangkan kebun buah dengan memanfaatkan pupuk organik yang berasal dari sampah rumah tangga warga sekitar. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya pengelolaan sampah berbasis lingkungan sekaligus edukasi bagi masyarakat.
Kebun buah tersebut dikelola di area bank sampah dengan konsep tabulampot atau tanaman buah dalam pot. Berbagai jenis tanaman buah ditanam dan dirawat menggunakan pupuk hasil olahan sampah organik yang dikumpulkan dari warga.
Pengelola Bank Sampah Berlian 08, Eka Yulianta, menyebut metode yang dilakukannya mampu mempercepat masa panen tanaman. Salah satunya terlihat pada tanaman pisang yang ditanam di kebun tersebut.
“Kalau di selatan itu kita ada pohon pisang menggunakan tabulampot. Pisang itu biasanya berapa bulan itu berbuah? Kan sembilan bulan. Kalau ini besok tujuh bulan sudah panen,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).
Menurut Eka, seluruh tanaman yang ada di kebun tersebut sepenuhnya menggunakan pupuk dari sampah organik. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah kembali agar memiliki manfaat jangka panjang.
“Ini juga pemanfaatan dari sampah-sampah ya. Kalau di sini kan semuanya hasil pengelolaan sampah,” katanya.
Selain pisang, sejumlah tanaman buah lain juga dibudidayakan, seperti kelengkeng dan alpukat. Namun, kebun buah ini tidak difokuskan untuk kegiatan komersial, melainkan sebagai sarana percontohan dan pembelajaran bagi masyarakat yang ingin mengembangkan konsep serupa.
“Ini sebagai prototipe saja untuk siapa orang yang mau belajar bagaimana. Kelengkeng juga sama. Alpukat juga kita buahkan. Semuanya kan di sini,” ujar Eka.
Buah-buahan yang dihasilkan dari kebun tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar. Siapa pun diperbolehkan mengambil hasil panen, dengan catatan menyampaikan izin atau pemberitahuan kepada pengelola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.