Atasi Sampah Sungai, Kota Jogja Siapkan Patroli Perahu dan CCTV
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (9/5/2022)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
JOGJA–Kelurahan Baciro, Kemantren Gondokusuman, berupaya mengatasi masalah sampah di wilayah ini. Salah satunya dengan pengadaan belasan unit gerobak sampah. Pengadaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah di tingkat wilayah.
Lurah Baciro, Sutikno menuturkan pihaknya melakukan pengadaan 13 unit gerobak sampah pada November 2025. Dia menilai pengadaan gerobak sampah cukup mendesak dalam program pengelolaan sampah berbasis wilayah. Pengadaaan tersebut dilakukan untuk mendukung penjemputan sampah dari setiap rumah warga untuk diantar ke depo sampah terdekat.
“Kebutuhan gerobak sampah cukup mendesak untuk mendukung operasional di wilayah. Karena itu, rencana anggaran kami majukan ke perubahan 2025,” katanya, Kamis (11/12/2025).
Dia menuturkan belasan gerobak sampah tersebut akan digunakan untuk belasan RW yang ada di wilayahnya, dengan masing-masing RW akan mendapatkan satu gerobak sampah. Sebelumnya tahun 2024, Kelurahan Baciro telah melakukan pengadaan delapan gerobak sampah. Sehingga dengan tambahan tersebut saat ini telah ada 21 unit gerobak sampah di wilayahnya.
Dia menuturkan gerobak sampah tersebut akan digunakan transporter untuk mengangkut sampah ke Depo Sampah Mandala Krida dan Depo Argolubang. Kedua depo tersebut merupakan depo terdekat dari wilayah Kelurahan Baciro.
Dia berharap belasan gerobak sampah ersebut dapat dimanfaatkan transporter untuk menunjang pekerjaannya dan mendukung peningkatan kebersihan di wilayah Kelurahan Baciro. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja juga telah membagikan ratusan geroak sampah sejak awal tahun 2025. Pembagian gerobak sampah tersebut dilakukan untuk menunjang kinerja transporter dalam mengangkut sampah warga ke depo sampah.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menuturkan pengadaan gerobak sampah tersebut merupakan langkah peneydiaan dan pembaharusan gerobak sampah yang ada di setiap wilayah. “Semua RW akan diberikan satu [gerobak sampah] untuk back up,” ujarnya.
Penambahan belasan gerobak sampah di Kelurahan Baciro juga menjadi salah satu upaya pemerintah mengatasi persoalan sampah saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
DPRD Bantul meminta seleksi Pilur 2026 berlangsung transparan dan objektif jika bakal calon lurah melebihi lima orang di satu kalurahan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.