Razia Gabungan di Lapas Narkotika Jogja, 50 Warga Binaan Langsung Jalani Tes Urine
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Suasana Info Session 1.000 Green Engineering di di Pameran Pendidikan Tinggi Eropa (EHEF) 2025 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM pada Kamis (6/11/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Uni Eropa menyediakan 195 beasiswa bagi warga Indonesia yang ingin melanjutkan studi green engineering, mulai dari jenjang vokasi hingga pascasarjana di 27 negara anggota.
Program ini digagas Uni Eropa bersama Pemerintah Indonesia dengan nama 1.000 Green Engineering. Platform yang memuat berbagai peluang program studi dan beasiswa green engineering di Uni Eropa ini diharapkan mampu mencetak lebih banyak insinyur hijau dari Indonesia.
Seiring perkembangan dinamika global, Indonesia dinilai semakin membutuhkan banyak ahli green jobs (pekerjaan hijau) untuk mencapai target net zero emission pada 2060 sesuai Perjanjian Paris. Pekerjaan hijau merupakan pekerjaan yang berkontribusi pada pelestarian atau pemulihan lingkungan sekaligus mempromosikan pekerjaan layak. Green jobs mencakup sektor tradisional seperti manufaktur dan konstruksi, serta sektor baru seperti energi terbarukan dan ekonomi sirkular.
Ketua Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, Ova Candra Dewi, yang juga bagian dari tim riset Uni Eropa, menjelaskan bahwa Uni Eropa dan pemerintah mengambil inisiatif membuat platform 1.000 Green Engineering Program. Platform ini berisi informasi studi dan kesempatan akademik terkait green engineering di Eropa.
Platform ini menjembatani para insinyur yang ingin mendalami atau melanjutkan studi di bidang green engineering. Pengguna dapat mencari informasi mengenai negara atau universitas yang unggul dalam bidang tersebut. Informasi tersedia di www.greenengineer.eu.
“Pertama mungkin orang bingung mau sekolah di mana. Misalnya mau kuliah di Prancis, platform ini bisa memberi informasi apa saja program studinya, universitas mana saja, dan jurusan apa yang tersedia,” kata Ova pada Pameran Pendidikan Tinggi Eropa (EHEF) 2025 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Kamis (6/11/2025).
Selain peluang studi, platform ini juga menyajikan berbagai beasiswa bagi warga Indonesia yang berniat melanjutkan pendidikan di Eropa.
“Bisa juga mendapatkan informasi tentang beasiswa yang bisa diajukan ke negara-negara tersebut untuk orang Indonesia,” jelasnya.
Secara sistem, pengguna dapat menelusuri program studi di puluhan negara. Ketika memilih satu institusi, akan muncul persyaratan pendaftaran.
“Kalau diklik salah satu universitas, pengguna bisa mendapatkan informasi mengenai requirement, bahasa yang dibutuhkan, dan tenggat waktu pendaftaran,” tambah Ova.
Saat ini terdapat 190 institusi pendidikan dan 1.380 program studi green engineering yang tersedia di 27 negara anggota Uni Eropa. Selain itu, Uni Eropa menyediakan 195 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia dari berbagai jenjang.
“Jadi ada 195 beasiswa yang tersedia bagi orang Indonesia yang bisa dilamar di 27 negara anggota Uni Eropa,” ungkapnya.
Survei Uni Eropa menunjukkan tiga sektor green jobs yang paling menjanjikan untuk dikembangkan di Indonesia, yaitu:
“Platform ini memang spesifik green engineering. Ada 15 bidang, dan ada dua bidang pendukung termasuk kebijakan yang memang tidak bisa dilepaskan,” jelasnya.
Ova menekankan bahwa kebutuhan insinyur hijau di Indonesia masih sangat besar.
“Indonesia bersama Uni Eropa serius ingin melahirkan lebih banyak engineer, tapi engineer next level, yaitu yang memikirkan environmental impact, polusi, hingga perubahan iklim global,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.